Program Aksi di HMI
Berikut ini rencana program yang saya tawarkan dan akan saya laksanakan jika nanti dipercaya menjadi Ketua Umum PB HMI periode 2008-2010 pada kongres HMI ke XXVI di Palembang pada tanggal 28 Juli- 3 Agustus 2008 yang akan datang.
Prolog :
Pada tanggal 12 Mei 2008 adalah tepat bangsa Indonesia memperingati momen 100 Tahun kebangkitan negara yang kita cintai ini, dimana pada saat itu berkumpul pemuda-pemudi senusantara mengikrarkan diri untuk mewujudkan satu tekat keterbebasan bangsa Indonesia dari belenggu penjajah guna menciptakan suasana kemakmuran dan keadilan masyarakat nusantara pada saat itu, dan tepat pada tanggal 12 Mei 2008 ini pula bangsa Indonesia memperingati 10 Tahun Reformasi, dimana pada saat itu juga berkumpul pemuda-pemudi di gedung DPR-MPR-RI untuk menuntut perubahan struktur karena selama ini struktur yang sudah berkuasa selama 32 tahun tidak mampu memberikan kemakmuran dan keadilan bagi rakyat Indonesia, lalu pertanyaannya sekarang apa langkah kita selanjutnya. Akankah selama 10 tahun
ini kita hanya memberikan mandat kosong konstitusional tanpa komitmen kearah reformasi yang dicita-citakan? Tentu juga tidak. Maka, para pemuda berkeharusan untu terus Menggagas. Mengagas masadepan bangsa dalam rangka mempercepat terciptanya masyarakat yang adil dan makmur, yang sudah terlalu lama diimpikan.
Dibawah pemerintahan 4 Presiden pasca reformasi, masyarakat adil dan makmur itu nyatanya belum terjadi. Hal-hal yang lebih buruk dari keadaan sebelumnya justeru merupakan realita parameter yang tidak terbantahkan baik dari aspek ekonomi, aspek politik, aspek hukum dan aspek budaya. Untuk itulah, diperlukan gagasan dasar dan tolak ukur pembangunan yang harus dilakukan pasca pemerintahan 4 Presiden pasca reformasi tersebut. Untuk itu perlu pemikiran konsepsional dan implementatif yang terukur karena apapun yang akan terjadi, para Pemuda harus mempersiapkan diri dari berbagai kemungkinan, termasuk konsep menjalankan dan membangun negara dan yang lebih penting kemampuan mewujudkan harapan rakyat atas perubahan yang terjadi yaitu menciptakan masyarakat adil dan makmur.
Himpunan Mahasiswa Islam yang didirikan dua tahun pasca kemerdekaan Republik Indonesia yaitu tepatnya 5 Februari 1947, merupakan organisasi Mahasiswa tertua di Indonesia, merupakan salah-satu organisasi yang memiliki tujuan yang sejalan dengan tujuan bangsa yaitu terbinanya insan akademis pencipta, pengabdi yang bernafaskan islam yang bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi oleh Allah SWT.
Ide dasar mengapa dan untuk apa HMI dilahirkan karena dua sebab yaitu : pertama untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa dan yang kedua yaitu melakukan syiar agama Islam. Pada saat awal HMI dilahirkan Negara masih menghadapi ancaman agresi militer belanda, langkah awal untuk mewujudkan ide pertama, maka dilakukan aktivitas mempertahankan kemerdekaan bersama segenap komponen bangsa. Saat ini, upaya nyata yang harus dilakukan tentunya bukan lagi mempertahankan kemerdekaan semata, melainkan lebih pada upaya untuk mengisi kemerdekaan. Untuk mewujudkan ide yang kedua, HMI senantiasa berupaya meningkatkan pemahaman kader tentang keislaman yang diharapkan mampu meningkatkan iman dalam diri masing-masing kader
Secara substansi mengapa dan untuk apa HMI dilahirkan sekaligus menjadi alasan mengapa dan untuk apa HMI dipertahankan. Secara sederhana, ide untuk meningkatkan harkat dan martabat bangsa dapat dilakukan dengan meningkatkan ilmu pengetahuan kader. Kombinasi dua ide dasar lahirnya HMI adalah untuk melahirkan kader yang mampu menyeimbangkan ilmu, iman dan amalnya. Dengan kata lain diharapkan kader yang terbentuk di HMI adalah kader yang memiliki kemampuan yang seimbang dalam hal intelektul, emosional dan spiritual. Selama 61 tahun usia HMI telah banyak dinamika eksternal dan internal yang dialaminya, ancaman akan bubarnya HMI juga pernah dirasakan oleh organisasi ini Ancaman tersebut pernah dating dari eksternal melalui intervensi pemerinta. Akan tetapi yang lebih berbahaya adalah ancaman dari internal yaitu bubarnya HMI yang disebabkan oleh tidak konsistennya HMI pad aide dasar mengapa dan untuk apa HMI dilahirkan.
Evaluasi keberhasilan organisasi dalam mewujudkan cita-citanya dapat diukur dari keberhasilan organisasi mewujudkan ide dasar kelahirannya sebagai suatu visi besar. Meskipun evaluasi tersebut tidak dalam ukuran angka-angka ( kuantitatif ), namun setidaknya secara kualitatif dapat dibuat penilaian yang menggambarkan kondisi organisasi. Dengan demikian kita akan sampai pada penilaian kondisi saat ini, yaitu adanya penurunan kemampuan dan kualitas organisasi untuk mewujudkan kader-kadernya yang mampu menyeimbangkan potensi intelektual, emosional dan spiritual. Hasil evaluasi, menuntut kita untuk melakukan perubahan dan pembaharuan dalam organisasi. Pembaharuan gerakan adalah simpul kemajuan menuju tata kelolah organisasi yang modern mandiri dan fungsional. Kita hidup akan menemukan jalannya masing-masing, begitupun berorganisasi, tantangan dan menjadi solusi ( Khalifah Fil’Ardhi ) atas apa yang sedang terjadi. Perguliran kepemimpinan di tubuh HMI adalah sesuatu yang mutlak untuk dilakukan. Anak zaman itu akan hadir dengan sejuta persepsi, konsepsi dan analisis dalam sebuah Kongres. Forum ini penting guna merumuskan kesepahaman yang strategis dalam mengambil kebijakan daam rangka mewujudkan HMI menjadi lebih baik.
Kongres HMI yang XXVI di akan diselenggarakan di Palembang pada tanggal 28 Juli – 3 Agustus 2008 nantinya kita harapkan mampu menjadi titik tolak untuk kita semua (KAHMI-Kader HMI) kembali mengilhami ide dasar mengapa dan untuk apa HMI dilahirkan. Kita harus menjadikan semua aktivitas dan rangkaian agenda kongres adalah dalam rangka meningkatkan kompetensi ilmu pengetahuan kader dan menjadikan Kongres sebagai momen bagi HMI untuk memperlihatkan kedewasaan dalam berorganisasi sehingga HMI ( baik secara pribadi dan Organisasi ) menjadi Tauladan dalam dinamika organisasi kemahasiswaan, mari kita realisasikan semua aktivitas tersebut dalam kerja-kerja amal ibadah untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang di Ridhoi Allah SWT.
Karena perguliran kepemimpinan ditubuh HMI ( PB HMI ) adalah sesuatu yang mutlak untuk dilakukan dan menurut mekanisme organisasi hal tersebut diatur didalam kegiatan kongres, maka forum ini penting guna merumuskan dan menentukan kesepahaman strategis dan juga menentukan kepemimpinan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam ( PB HMI ) dua tahun kedepan, oleh karena pentingnya forum ini sebagai bagian dari perkaderan di tubuh HMI maka kami sekuat tenaga harus berpartisipasi aktif, dengan ikut berkompetisi baik secara konsepsi dan figur dalam rangka mewujudkan HMI menjadi organisasi yang lebih baik, Amin.
Dalam melakukan perubahan dan pembaharuan di tubuh HMI sudah selayaknya para calon pemimpin di HMI harus memiliki Visi dan Misi kedepan, adapun Visi dan Misi kami, Tim Pemenangan Minarni untuk Ketua Umum PB HMI periode 2008-2010M, adalah sebagai berikut :
Visi
Menjadikan HMI sebagai alat untuk mengabdi kepada umat dan bangsa
Misi
Menata Diri dan menata HMI adalah bagian dari menata bangsa dalam rangka mengabdi kepada umat dan bangsa oleh karena itu ada 4 hal yang harus dilakukan, yaitu :
1. Peningkatan Kualitas sistem pengkaderan HMI dalam rangka menciptakan kader HMI yang mampu memenuhi tujuan HMI.
2. Mewujudkan HMI sebagai wadah dalam menata kapasitas Kader dalam bingkai karya dan profesionalisme kader
3. Menciptakan ruang Perbaikan dan Penataan Paradigmatik bagi Kader HMI yang berwawasan Keadilan dan Kemanusiaan.
4. Mejadikan HMI Sebagai salah satu Institusi yang bergerak memperjuangkan Keadilan Publik.
5. Menjadikan HMI sebagai organ dalam melakukan gerakan demokratisasi menuju pembangunan sistem yang responsif.
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Mei 2008 (2)
- Maret 2008 (1)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS